Simulasi Pilpres oleh Waria di Bandung Berlangsung Mulus

Simulasi Pilpres oleh Waria di Bandung Berlangsung Mulus

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2004 17:00 WIB
Bandung - Pemilihan Presiden Tahap II, akan berlangsung lebih lancar. Pasalnya, dari hasil simulasi pelaksanaan pemberian suara, masyarakat bisa melakukan pencoblosan secara tepat dan cepat. Maklum, yang dipilih hanya 2 pasang calon. Apalagi gambar yang harus dicoblos juga sudah dikenal masyarakatOptimisme soal lancarnya kegiatan pencoblosan ini diungkapkan anggota KPUKota Bandung Ferry Kantaprawira kepada pers, di sela-sela kegiatan simulasi pemilihan Pilpres Tahap II, yang diikuti para waria dan tukang becak, di halaman Monumen Perjuangan, Jl Japati Bandung, Kamis (16/9/2004).Dalam simulasi itu, para waria dan tukang becak memberikan suaranya. Persis seperti di TPS-TPS, mereka diminta mendaftarkan kehadirannya, menunggu dipanggil dan diberi kertas suara, menuju ke box pencoblosan, melipat kertas suara dan memasukkannya ke dalam kotak. Dalam simulasi itu, kualitas tinta yang akan menandai jari tangan juga diperiksa. Sejauh ini, semuanya berjalan mulus.Para waria dan tukang becak itu tampak gembira dan antusias mengikuti jalannya simulasi. Mereka yang didatangkan dari berbagai ruas jalan di kota Bandung itu, cukup bersemangat. Jalannya pemilihan pun lancar. "Mudah banget. Sekarang kan cuma memilih satu dari 2. Yang satu cantik, yang satu ganteng. Aku pilih yang ganteng dong," kata Iis, salah seorang waria sambil tertawa berderai.Keriangan para waria dan tukang becak itu semakin bertambah karena panitia mengoleh-olehi mereka dengan box makanan, dan aha.. amplop berisikan uang untuk uang transportasi mereka. "Asyik.. lumayan euy. Udah nyoblos, dapat sangu lagi," kata mereka lagi sembari tertawa senang.Dari data di KPU Bandung, para waria ini sengaja dilibatkan dalam simulasi pemilihan. Selain untuk mengetahui seberapa sulit pelaksanaan di lapangan pada tanggal 20 September 2004 nanti, juga untuk membangkitkan motivasi para waria dan abang becak dalam memberikan suaranya."Di Bandung, kami perkirakan ada sekitar seribu waria. Ini jumlah yang cukup besar dan potensial untuk memberikan suara. Apalagi itu adalah hak mereka sebagai warga negara," kata Ferry lagi. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads