Shock Kantornya Digeledah KPK, Bos PT Adora Dilarikan ke RS

Shock Kantornya Digeledah KPK, Bos PT Adora Dilarikan ke RS

Pandu Triyuda - detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 22:07 WIB
Shock Kantornya Digeledah KPK, Bos PT Adora Dilarikan ke RS
Jakarta - Bos PT Adora kaget bukan main saat petugas KPK melakukan penggeledahan di kantornya yang berlokasi di Tebet. Salah satu petugas KPK mengatakan, pimpinan perusahan itu terkena serangan jantung.

"Sang pemilik perusahaan mengalami jantungan karena kaget saat diperiksa dan melihat banyak wartawan," kata salah satu petugas KPK yang tidak mau disebutkan namanya, di kantor PT Adora di Jalan Tebet Raya no. 45 D, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2012).

Menurutnya, bos PT Adora tersebut akan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Mau dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom di lokasi pukul 21.45 WIB terlihat 2 orang petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK keluar dengan memapah Bos PT Adora. Mereka kemudian masuk ke dalam mobil Kijang Innova silver bernomor polisi B 1886 UFR. Satu mobil Innova bernopol B 1891 UFR mengawal dari belakang.

Sebelumnya KPK menggeledah PT Adora terkait kasus dugaan korupsi simulator SIM. Penggeledahan sudah berlangsung selama 5 jam. PT Adora diketahui merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang IT termasuk di dalamnya tentang sistem, aplikasi dan security. Bidang ini memang terkait erat dengan alat simulator SIM.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 4 tersangka yakni Irjen Djoko Susilo, Brigjen Didik Purnomo, Pengusaha Budi Susanto, dan Sukotjo Bambang. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek similator SIM di Korlantas yang total nilai proyek mencapai Rp 196,87 miliar.

Saat ini sejumlah wartawan masih menunggu di luar gedung untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.

(slm/van)


Berita Terkait