Lagi, Bayi di Bogor Menderita Hydrochepalus

Lagi, Bayi di Bogor Menderita Hydrochepalus

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 20:16 WIB
Bogor, - Seorang balita berusia dua bulan harus dirawat intensif di RS PMI Kota Bogor karena menderita Hydrochepalus. Balita tersebut bernama Rafi Arya Satya, pasangan dari Mia Rusmiati (28) dengan Muhamad Armanto (29) warga Bantar Jati Atas RT 03 RW 13, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Gejala yang dialami Rafi pertama kali diketahui ketika berusia 40 hari. Awalnya Rafi menderita panas, ketika panasnya turun Rafi malah menderita kejang-kejang. Mengetahui adanya kelainan, orang tua Rafi langsung membawanya ke dokter spesialis anak di RS Hermina Bogor.

"Saya sempat senang pas panasnya turun, tapi anak saya malah kejang-kejang," kata ibu kandung Rafi Mia Rusmiati, kepada detikcom, Selasa (13/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pemeriksaan, dokter melihat adanya benjolan di kepala. Pihak RS Hermina langsung menyarankan untuk merujuknya ke Rumah Sakit lain, agar dilakukan CT Scan.

"Kami langsung bawa ke Rumah Sakit Azra untuk di scan sabtu kemarin, karena di RS Hermina nggak ada alatnya," jelas Mia.

Mia melanjutkan, hasil CT Scan menunjukan jika anaknya menderita penyakit hydrochepalus. Keluarga lantas merujuknya ke Rumah Sakit PMI Bogor, pada Minggu pagi. Pihak keluarga juga mengaku keget Rafi menderita Hydrocepalus.

"Saya kaget anak saya kena hydrochepalus, padahal di keluarga tidak ada yang pernah kena penyakit itu," jelas Mia .

Sementar itu Muhamad Armanto ayah Rafi mengakui, hingga kini ia masih kebingungan dengan biaya pengobatan untuk operasi anaknya tersebut. Pendapatannya dari pekerjaannya sebagai sopir jemputan sekolah masih belum cukup untuk membayar biaya rumah sakit. Kartu Jamkesda pun masih belum bisa digunakan karena dirinya masih belum memiliki KTP Bogor.

"Kami bingung mas harus bagaimana, karena takut biaya untuk pengobatannya mahal. Karena belum bisa diurus Jamkesdanya, harus minta surat pindah ke Bogor dulu baru bisa. Untungnya keluarga dan tetangga masih ada yang bantu buat biaya penginapan di rumah sakit," jelasnya.

(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads