"Abu Uswah dan Al Fatrowa. Itu sudah lama masuk dalam pantuan kami, dua orang tokoh itu di sana. Dan itu sudah ada pelatihan di perbatasan Sulawesi Selatan dengan Tengah," jelas Ansyaad di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Dia memastikan para pelaku terkait dengan jaringan Poso dan Ambon. Ansyaad mengingatkan peristiwa yang terjadi pada September lalu ketika Densus 88 melakukan penangkapan di Solo dan Ambon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Ansyaad belum bisa memastikan, apakah pelemparan bom ini terkait dengan Pilgub atau tidak. "Kita belum tahu, sementara secara objektif ya gubernur targetnya. Tapi apakah ini ada kaitannya dengan Pilkada, karena gubernur ini kan sedang bersaing di Pilkada bersaing dengan walikotanya. Kalau ada kaitannya dengan itu, sekarang siapa yang merekrut kelompok teroris di sini," jelasnya.
Ansyaad juga menyebut kelompok pelaku pelemparan bom ini terkait dengan kelompok Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). "Iya. Sudah terpantau identitasnya," tutur Ansyaad.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari JAT.
(ndr/nrl)










































