"Saya berharap tahun depan, Bapak bisa keluarkan peraturan. Sehingga uang kami tidak habis di konsultan-konsultan dan ide-ide yang tidak perlu," kata Ahok saat kesempatan tanya jawab dengan Wapres di Hotel Royal Ambarukmo, Jl Adi Sucipto, Selasa (13/11/2012).
Ahok duduk satu deretan dengan Wagub Jawa Barat, Dede Yusuf. Ahok mendapat kesempatan bertanya terakhir setelah Dede Yusuf.
Menurut Ahok, jika semua proyek memakai konsultan, maka hanya akan menghabiskan uang. Biaya-biaya yang besar dan seharusnya tidak perlu ini bisa dialihkan untuk pembiayaan penanggulangan kemiskinan di Jakarta.
"Jika biaya ke konsultan tidak ada, maka dalam 3 tahun kemiskinan di Jakarta dapat diatasi. Jakarta juga dapat membuka lapangan kerja lebih banyak lagi," kata pria 46 tahun ini.
Menanggapi hal itu, Boediono menyatakan, pakai konsultan dan tidak pakai konsultan, keduanya memang ada risikonya. Tetapi perlu tidaknya konsultan, harus melalui keppres.
Â
Sementara Dede Yusuf menanyakan soal pembangunan jalan provinsi agar dimasukkan ke pusat. Sementara jalan kabupaten atau kota masuk ke provinsi.
Wapres menyatakan, masalah jalan akan dikomunikasikan dengan Kementerian PU, apakah hal itu bisa dilakukan atau tidak.
Â
Di akhir tanya jawab, Wapres Boediono mengatakan, untuk Jakarta pihaknya ingin berdiskusi dengan Gubernur DKI dan Wagub DKI untuk membicarakan berbagai hal, di antaranya soal lalu lintas dan lain-lain. "Kami siap mendukung Bapak berdua," kata Boediono.
(trw/nrl)











































