Samad: Kami Pincang di Kasus Hambalang & Century karena Kurang Penyidik

Samad: Kami Pincang di Kasus Hambalang & Century karena Kurang Penyidik

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 13:39 WIB
Samad: Kami Pincang di Kasus Hambalang & Century karena Kurang Penyidik
Jakarta -

Ketua KPK Abraham Samad menyebutkan proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, mengalami gangguan dengan adanya penarikan besar-besaran penyidik oleh Polri. Saat ini KPK hanya memiliki 60 penyidik, padahal kasus korupsi yang dilaporkan ke KPK, tiap harinya berkisar 50 kasus.

"Kita harus bersabar, kondisinya saat ini kita agak terganggu, karena penyidik kita ditarik, jadi kasus Hambalang dan kasus Century agak terlambat, jadi kita harus bersabar dulu, kalau KPK itu manusia, jalannya satu kaki jalannya pincang," ujar Abraham usai menghadiri seminar Pencegahan Korupsi, Pelayanan Publik dan Pengelolaan APBD di Kantor Gubernur Sulsel, selasa (13/11/2012).

Abraham menyebutkan idealnya, KPK memiliki dua ribu penyidik dengan ukuran luas negara dan jumlah penduduknya. Abraham mencontohkan Hongkong yang wilayahnya tidak seluas Indonesia memiliki dua ribu penyidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Abraham belum mau mengungkap nama tersangka baru dalam kasus korupsi Hambalang. Meski demikian, Abraham memastikan proses penyidikan kasus Hambalang tetap berjalan, meskipun melibatkan orang-orang penting, seperti Menpora Andi Mallarangeng atau Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Kami tidak peduli siapa pun dia, kalau dia terlibat pasti kami tidak, jangan ragukan KPK, asalkan kami menemukan dua alat bukti yang lengkap kami akan tindak," pungkas Abraham.



(mna/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini