Rumah Kakak Jenderal Wismoyo Dirampok, Rp 700 Juta Raib

Rumah Kakak Jenderal Wismoyo Dirampok, Rp 700 Juta Raib

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2004 15:19 WIB
Semarang - Sasaran aksi kriminalitas memang tak mengenal status atau jabatan. Buktinya, rumah kakak kandung mantan KSAD Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar di Semarang dijarah juga. Diperkirakan, uang dan benda senilai 700 juta rupiah milik Budiono Arismunandar (69) raib.Kejadian itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (16/9/2004). Pada saat itu, seluruh penghuni rumah di jalan Menteri Supeno No 1 Semarang itu sedang tertidur lelap. Perampok mengendarai sebuah mobil dan masuk dari pintu gerbang serta membobol pintu utama.Farida, istri Budiono, yang sempat mengetahui masuknya lima orang perampok itu tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan dia menjadi penunjuk arah bagi lenyapnya benda dan uang sebanyak 3 juta rupiah. Perempuan tua itu juga sempat dipopor dengan senapan laras panjang dan mengakibatkan luka memar di dahinya.Setelah puas menyikat uang, 3 HP, jam merek Rolex, emas, dan berlian, kelima perampok langsung tancap gas. Mereka pergi ke arah timur. Begitu perampok sudah tidak kelihatan, Farida menelepon polisi. Tapi sia-sia, karena polisi telah kehilangan jejak.Pembantu rumah, Atik, menyatakan sebetulnya dia melihat ada mobil berhenti beberapa saat sebelum kejadian. Dia juga mengetahui ada lima orang yang masuk ke rumah. Tapi karena takut, dia hanya diam saja. Mau lari juga tak bisa."Mereka membawa senapan laras panjang, senapan laras pendek, clurit, dan gobang. Selebihnya saya tidak tahu," katanya kepada wartawan ketika ditemui di lokasi kejadian.Budiono tak begitu tahu kejadian itu. Kebetulan kakak kandung Wismoyo itu sakit stroke sejak beberapa waktu lalu.Petugas kepolisian yang sempat dikonfirmasi detikcom di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya sudah mengetahu identitas pelaku. Dia mengatakan paling tidak besok, kawanan perampok nekat itu akan dibawa keSemarang untuk dimintai pertanggungjawaban."Kami mendapatkan info mereka telah ditangkap di Pekalongan. Tinggalmenunggu info selanjutnya saja," ungkapnya pendek. (nrl/)


Berita Terkait