Setibanya di ruang tunggu Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, pukul 10.00 WIB, Selasa (13/11/2012), Neneng langsung berbincang dengan Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, terdakwa perkara suap dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID). Selama itu, dia membuka cadarnya lantaran wartawan tengah berada di dalam ruang sidang meliput perkara 2 warga negara Malaysia.
Neneng yang duduk di pojok bangku tunggu terlihat tak canggung melepas cadarnya. Dia bahkan menawarkan kue kering dalam toples kecil ke Fahd. Tapi saat didekati detikcom, asisten Neneng buru-buru mengingatkan 'kehadiran' wartawan. Seketika itu pula Neneng kembali menutup rapat wajahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat wartawan mulai pergi, Neneng kembali membuka cadarnya. Begitu juga saat dirinya dihampiri istri Fahd. Tanpa cadar dia memberi salam dengan mencium pipi kiri dan kanan istri Fahd. Senyum manis juga mengembang di wajahnya.
Namun Neneng rupanya lengah, 4 pewarta foto yang usai sidang tetap berada di dekat dirinya akhirnya berhasil mengabadikan momen yang sulit didapat ini. Suara jepretan kamera terdengar ketika pewarta foto mengambil gambar wajah Neneng.
Memang pengambilan gambar ini tidak langsung, karena pewarta foto memanfaatkan pantulan bayangan Neneng dari kaca jendela.
(fdn/lh)











































