"Kepolisian agar tidak mengabulkan penangguhan penahanan terhadap pesepakbola Diego Michiels, meskipun elit-elit persepakbolaan Indonesia memberikan jaminan anggota Timnas itu tidak akan melarikan diri," wanti Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam surat elektroniknya, Selasa (13/11/2012).
Tindakan jajaran Polsek Tanah Abang yang menahan Diego, menurutnya patut mendapat acungan jempol. Langkah berani tersebut harus terus dipertahankan di tengah tekanan untuk menangguhkan penahanan dari berbagai pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia memaparkan ada dua alasan permintaan penangguhan penahanan terhadap Diego harus ditolak. Pertama, sebagai pesepakbola anggota Timnas, seharusnya Diego konsisten membawa misi anti kekerasan. Sebagai seorang publik figur, Diego juga seharusnya menjaga citra dan tidak melakukan tindak pidana.
"Selama ini cukup banyak publik figur terlibat kasus penganiayaan tapi tidak dikabulkan polisi penangguhan penahanannya," sambung Neta tentang alasan ke dua bagi Polda Metro untuk tidak memberi keistimewaan bagi Diego.
Selain artis, ada beberapa olahragawan yang tetap ditahan polisi dalam kasus penganiayaan. Yaitu pembalap Ananda Mikola pada Desember 2008 dan mantan pesepakbola PSM Makassar asal Paraguay, Roberta Acosta, yang masih ditahan di Polres Jakarta Selatan sejak awal Oktober 2012 karena dituduh menganiaya pacarnya.
(lh/lh)










































