Simsalabim! Inilah Rustanti Setelah 'Disulap' Jokowi

Simsalabim! Inilah Rustanti Setelah 'Disulap' Jokowi

- detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 07:39 WIB
Simsalabim! Inilah Rustanti Setelah Disulap Jokowi
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo berkunjung ke rumah susun (rusun) Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, untuk ketiga kalinya. Agenda utama Jokowi kali itu adalah membagikan kartu Jakarta Sehat. Warga rusun pun mengapresiasi karena kawasan mereka kini sudah dipermak menjadi lebih cantik.

Yuk kita cari tahu, apa sih yang berubah dari Rustanti semenjak β€˜disulap’ Jokowi.

Saat detikcom berkunjung ke rusun, Senin (12/11) sore kemarin, dari 6 Blok rusun yang ada, 1 blok sudah mulai dilakukan pengecatan. Warna dinding rusun menjadi lebih hidup dengan pilihan warna hijau muda dipadu sedikit putih. Terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan rusun lain yang belum tersentuh cat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ketua RW di rustanti, Kusnan, pengecatan sudah dimulai sejak 29 Oktober 2012. "Pengecatan dilakukan setiap hari. Sudah berjalan 2 minggu," kata Kusnan.

Selain rusun menjadi lebih indah dengan pengecatan, ternyata warga juga merasa senang karena air untuk keperluan sehari-hari tak lagi bermasalah. Hal itu terjadi semenjak Pemprov DKI membantu pengadaan pompa air untuk mengganti yang rusak.

"Waktu itu gara-gara pompanya rusak, jadi untuk narik air ke atas agak lama, karena harus gantian," ujar Kusnan

Kusnan mengatakan pompa dari pemprov ada empat buah. Jadi total saat ini pompa di rusun ada 8 buah. Dengan rincian 5 terpakai, 3 sebagai cadangan. Dari pompa itu masing-masing pompa dapat memenuhi kebutuhan air 70 hingga 90 unit rumah. Pompa sendiri tiba di rusun pada tanggal 28 Oktober 2012.

"Semenjak ada pompa baru, sekarang air tidak pernah bermasalah lagi. Kalau dulu ada pompa yang rusak, jadi sistemnya ganti-gantian," kata Ipeh, salah satu penghuni Blok II lantai 5.

Detikcom coba terus menelusuri setiap sudut rusun untuk mendapat gambaran sebenarnya. Terlihat tangga rusun yang hanya terbuat dari semen sudah mulai rusak di beberapa bagian. Berlubang dan tak nyaman dilewati. Selain itu di bagian atap, beberapa bagian sudah tidak ada. Khusus untuk lantai 5, lantai paling atas, saat menengok ke atas, akan langsung terlihat genting rusun.

Meski upaya Jokowi dinilai telah mampu membantu meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warga Rustanti, namun warga masih memiliki harapan lain lagi. Mereka ingin pemerintah menganggap lunas pembayaran rusun bagi mereka yang masih menunggak.

Diketahui sebelumnya bahwa Rustanti menggunakan sistem hak milik, bukan hak sewa. Rustanti dibangun tahun 1991 sebagai akibat dari kebakaran yang membakar permukiman warga saat itu, yang saat ini menjadi lokasi rusun.

"Harganya waktu itu Rp 12,5 juta per unit. Pembayaran dapat dicicil, hingga kini masih banyak warga yang menunggak," kata Kusnan.

Menurut Kusnan, Jokowi sudah mendengar keinginan warga ini. Namun Jokowi saat itu meminta warga membuat surat keterangan tertulis. Agar jelas siapa saja yang masih menunggak dan berapa besar nominalnya.

Harapan lainnya soal penghijauan. Di rusun terdapat taman seluas kira-kira 100x50 meter yang saat ini sering digunakan untuk bermain bola.

"Warga titip, mereka ingin pemerintah membantu proses penghijaun di taman rusun. Hal tersebut agar menjadi lahan yang menyerap air lebih banyak," kata Kusnan.

Kita tunggu saja bagaimana Jokowi akan merealisasikan semua harapan warga rusun itu. Semoga saja ke depan rusun-rusun lain juga akan disulap pria penyuka musik rock ini.

(mok/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads