Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu menyebutkan, longsor beberapa hari lalu sempat menutup badan jalan sehingga memutus arus transportasi Sumut dan Aceh. Penanganan cepat dilakukan, sebab alat berat memang disiagakan di sekitar lokasi, dan masih terus disiagakan hingga sekarang.
"Aparatur yang terkait juga harus terus bersiaga di lokasi-lokasi yang rawan bencana," kata Bupati Berutu, Senin (12/11/2012) usai meninjau lokasi longsor di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah ini, sambung Bupati Berutu, memang rawan longsor. Dalam tiga tahun terakhir telah terjadi beberapa kali bencana seperti ini, terutama pada masa bulan-bulan dengan curah hujan cukup tinggi. Itu sebabnya semua jajaran pemerintahan dan juga seluruh lapisan masyarakat diingatkan untuk terus waspada terhadap bencana.
Selain meninjau lokasi bencana, Bupati Berutu juga bertemu dengan tiga keluarga yang rumahnya hancur total akibat tertimbun material longsor Jumat lalu. Dalam kesempatan itu bupati menyerahkan langsung bantuan berupa beras, mie instan, peralatan dapur, tikar, dan uang.
(rul/mok)










































