Antisipasi Longsor Susulan, Alat Berat Disiapkan di Perbatasan Sumut-Aceh

Antisipasi Longsor Susulan, Alat Berat Disiapkan di Perbatasan Sumut-Aceh

Khairul Ikhwan - detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 02:20 WIB
Medan - Menyusul bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut) beberapa hari lalu, pemerintah setempat mempersiapkan sejumlah alat berat. Antisipasi sekiranya kembali terjadi longsor lagi, arus lalu lintas di perbatasan dapat segera dinormalkan.

Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu menyebutkan, longsor beberapa hari lalu sempat menutup badan jalan sehingga memutus arus transportasi Sumut dan Aceh. Penanganan cepat dilakukan, sebab alat berat memang disiagakan di sekitar lokasi, dan masih terus disiagakan hingga sekarang.

"Aparatur yang terkait juga harus terus bersiaga di lokasi-lokasi yang rawan bencana," kata Bupati Berutu, Senin (12/11/2012) usai meninjau lokasi longsor di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkannya, longsor yang terjadi pada Jumat (9/11) lalu menutup badan jalan di beberapa titik di KM 195-196. Jalan negara ini menghubungkan Pakpak Bharat di wilayah Sumut dan Kota Subulussalam di wilayah Provinsi Aceh. Titik yang terkena longsoran itu sekitar 800 meter saja sebelum pos perbatasan Sumut dan Aceh.

Wilayah ini, sambung Bupati Berutu, memang rawan longsor. Dalam tiga tahun terakhir telah terjadi beberapa kali bencana seperti ini, terutama pada masa bulan-bulan dengan curah hujan cukup tinggi. Itu sebabnya semua jajaran pemerintahan dan juga seluruh lapisan masyarakat diingatkan untuk terus waspada terhadap bencana.

Selain meninjau lokasi bencana, Bupati Berutu juga bertemu dengan tiga keluarga yang rumahnya hancur total akibat tertimbun material longsor Jumat lalu. Dalam kesempatan itu bupati menyerahkan langsung bantuan berupa beras, mie instan, peralatan dapur, tikar, dan uang.

(rul/mok)


Berita Terkait