LSI: Popularitas NasDem Naik, Bukan Karena Surya Paloh

LSI: Popularitas NasDem Naik, Bukan Karena Surya Paloh

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 12 Nov 2012 17:30 WIB
LSI: Popularitas NasDem Naik, Bukan Karena Surya Paloh
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melihat naiknya popularitas Partai Nasional Demokrat (NasDem) bukan karena faktor Surya Paloh. Namun karena iklan di televisi yang sangat masif.

"Kalau saya melihat variabelnya naiknya elektabilitas partai itu memang bukan karena faktor Pak Surya Paloh semata, tapi pengaruh dari iklan yang masif terhadap iklan partai itu sendiri. Bukan karena Surya Paloh-nya sebenarnya," kata Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Arman Salam, kepada detikcom, Senin (12/11/2012).

Selain itu, menurut Arman, Partai NasDem juga dilirik masyarakat karena menawarkan tokoh-tokoh muda di kepengurusannya. Partai NasDem juga menawarkan slogan restorasi yang cukup membuai masyarakat melalui iklan-iklannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena adanya frustrasi politik publik terhadap harapan partai-partai. Saya kira NasDem cukup populer karena sangat masif dari segi iklan terkait hal itu. Saya kira faktor itu cukup memberikan nilai yang signifikan," katanya.

Dari segi iklan, menurut Arman, sebenarnya terjunnya Hary Tanoesoedibjo ke NasDem memberikan pengaruh ekstra. Partai NasDem menjadi semakin populer lantaran Hary Tanoe yang juga bos MNC grup allout membesarkan NasDem.

"Bagaimana tingakat popularitas dari Hary Tanoe itu kan dia juga punya banyak media. Jadi dalam rangka mendongkrak popularitas cukup signifikan karena pemilih di Indonesia ini kan frustrasi dengan situasi parpol lain, sama dengan fenomena Gerindra pada saat dulu mengandalkan iklan," katanya.

Karena itu rencana Surya Paloh mengambil alih posisi ketua umum Partai NasDem bisa menjadi masalah tersendiri di internal NasDem. Apalagi jika Hary Tanoe tak setuju.

"Saya kira kalau ada satu kompromi yang cukup elegan antar dua pentinggi NasDem tentunya tidak masalah. Tapi kalau tidak ada komunikasi tentunya akan berimplikasi kepada permasalahan internal. Jadi ini masalah internal NasDem yang harus segera diselesaikan," tegasnya.



(van/asy)


Berita Terkait