Usai menyampaikan aspirasi, sebagian buruh naik ke lantai 4 kantor Pemko Batam, Senin (12/11/2012). Namun belum sempat menikmati makan siang, mereka terlibat adu mulut dengan Satpol. Petugas meminta buruh keluar.
Tidak terima perlakuan itu, para buruh melawan. Kedua kubu tak mampu menahan diri sehingga sempat terjadi aksi saling memukul. Sedikitnya 5 buruh terkena pentungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai kejadian tersebut, Wakil Walikota Batam Rudi menenangkan massa buruh di depan Pemko Batam. Buruh terlanjur emosi. Mereka menuntut Pemko Batam menindak oknum Satpol PP yang melakukan penganiayaan.
"Kami akan melakukan pemeriksaan oknum Satpol PP yang disebut melakukan penganiayaan terhadap para buruh," kata Rudi kepada wartawan.
Informasi dari pihak buruh, ke-5 peserta demo yang terkena pentungan dan dilarikan ke RS adalah Arief, Andre, Ucok, Muktarom, dan Anna. Berdasarkan pantauan detikcom di lapangan, puluhan aparat kepolisian turun ke lokasi. Hingga pukul 14.00 WIB, buruh masih berada di halaman Pemko Batam.
(trw/trw)











































