"Kalau soal popularitas, tidak ada yang melawan. Dahsyat lho. Kalau dia kampanye pasti membeludak, dia kan penggemarnya banyak sebagai Satria Bergitar. Jadi Satria Bergitar menuju kursi presiden," kata Max kepada detikcom, Senin (12/11/2012).
Namun demikian untuk nyapres, menurut Max, tak hanya perlu popularitas. Untuk diusung parpol, Rhoma juga harus punya kapabilitas yang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayang dia bukan pimpinan parpol, kalau dia ketua partai pasti dahsyat sekali, apalagi kalau dia dapat wasiat ulama untuk nyapres," tegasnya.
Rhoma Irama telah menyatakan kesiapannya nyapres di Pilpres 2014. Rhoma Irama menyatakan ingin nyapres untuk membenahi akhlak bangsa. Bagi Bang Rhoma, presiden tak harus dibekali embel-embel gelar akademik, karena presiden bukan superman.
(van/nrl)











































