7 Pejabat yang Ditemui Jokowi untuk Pembangunan DKI

7 Pejabat yang Ditemui Jokowi untuk Pembangunan DKI

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikNews
Senin, 12 Nov 2012 13:33 WIB
7 Pejabat yang Ditemui Jokowi untuk Pembangunan DKI
Jakarta - Begitu dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo langsung gerak cepat. Dia tak segan berinisiatif sowan lebih dulu ke beberapa pihak yang terkait dengan programnya untuk membangun DKI Jakarta. Siapa saja mereka?

Menteri BUMN Dahlan Iskan

Sehari setelah terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi langsung menyambangi Menteri BUMN Dahlan Iskan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (16/10/2012). Keduanya membicarakan program mengubah kondisi ibukota.

Mereka membicarakan berbagai program seperti monorel, jalan layang, dan jalan tol khusus dari Bekasi ke Tanjung Priok. Dalam pertemuan tersebut, Dahlan didampingi oleh sejumlah Direktur Utama BUMN, seperti Dirut PP, Dirut Adhi Karya, Dirut Hutama Karya, dan Dirut Waskita Karya. Semuanya adalah BUMN di sektor infrastruktur.

Jokowi sangat menyambut program-program dari BUMN untuk Jakarta dan akan membantu masalah teknis. Uniknya, kedua pemimpin ini bertemu dengan gayanya masing-masing yang hampir mirip. Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulung plus sepatu kanvas. Dahlan mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung plus sepatu kets.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu

Setelah mengikuti car free day di pagi hari, di siang hari rupanya dia bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu. Setelah itu dia menghadiri acara DPD PDIP.

Pertemuan dengan Elka di luar jadwal yang dimiliki Humas Pemprov DKI Jakarta. Jokowi perlu bertemu dengan Elka karena dia mencoba mematangkan pembangunan beberapa titik creative public space di DKI Jakarta. Creative public space ini akan mengakomodir penjualan produk di Jakarta.

"Kita akan bikin sebuah Creative Public Space," ujar Jokowi setiba di kantor DPD PDIP di Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Minggu (21/10/2012) pukul 15.45 WIB. Jokowi mengenakan baju batik lengan panjang warga coklat. Dia melipat lengan kemejanya.

Pemerintah DKI Jakarta tengah mempersiapkan 3 titik untuk area creative public space itu. Yakni kawasan Blok M-Mayestik, Thamrin City-EX dan Kota Tua.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri

Gercep alias gerak cepat tampaknya adalah rumus yang diterapkan oleh Jokowi. Saking gercepnya, dia tidak segan sendirian menemui Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri, dalam rangka merevitalisasi kawasan kumuh di sekitar Ciliwung.

Kisah Jokowi sendirian menemui Mensos ini diceritakan dalam peryataan tertulis Kemsos kepada detikcom, Jumat (19/10/2012). Kunjungan Jokowi ke kantor Mensos di Jl Salemba 28, Jakarta Pusat, dilakukan pada Kamis 18 Oktober.

Dijelaskan, Jokowi datang sendiri berkemeja putih, sementara pengawalnya menunggu di mobil Innova hitam. Sebelum memasuki ruang kerja Mensos, Jokowi didaulat foto bersama oleh pegawai dan tamu Kemsos yang lewat di lobi.

"Kami sudah sering bertemu, jika saya tugas ke Solo atau Jawa Tengah. Sekarang saya yang menyambut, padahal tadinya saya mau kunjungi gubernur baru," ungkap Mensos, yang ditemani tiga Direktur Jenderal (Rehabilitasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial) serta Staf Khusus.

Jokowi lantas mengungkapkan maksud kedatangannya. "Saya mau sowan ke Pak Mensos karena banyak masalah sosial di Ibukota. Saya sudah temui warga di bantaran sungai Ciliwung. Mereka bilang siap pindah, asal jangan jauh-jauh dari lokasi semula. Kita perlu menatanya," ujar Jokowi yang berkunjung ke Ciliwung pada Selasa 16 Oktober.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan

Gubernur DKI Jakarta Jokowi bertemu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah hal, mulai dari penanganan banjir, air minum, hingga transportasi. Jokowi berharap kerjasama segera diwujudkan.

"Jadi kita tadi sudah bertemu dengan Pak Gubernur Jabar, intinya kita ingin bekerjasama dalam hal yang lebih konkrit dan action. Karena terlalu banyak hal-hal yang hanya menjadi sebatas perencanaan," jelas Jokowi usai bertemu Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Rabu (31/10/2012).

Sedang menurut Heryawan, untuk urusan transportasi, DKI Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat, sudah menyatu, dan selalu ada migrasi harian sebanyak 2,2 juta jiwa setiap harinya. Karena itu perlu dilakukan penanganan.

"Jadi orang Jawa Barat yang berkunjung dan bekerja ke Jakarta setiap pagi ada 2,2 juta jiwa begitu juga orang Jawa Barat yang pulang dari Jakarta setiap sorenya. Nah, maka kerjasama transportasi adalah sebuah keniscayaan, yang apapun model transportasinya tak berhenti di perbatasan, yakni Bekasi," tuturnya.

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.Β  Jokowi mengatakan, untuk lebih menkonkretkan kerjasama antar Jakarta dan Banten, hasil pertemuan tersebut nantinya akan ditindak lanjuti dengan Walikota dan Bupati.

Pertemuan itu menghasilkan 6 poin. Poin pertama adalah mengenai Cengkareng Drain yang akan segera dimulai proyek pengerjaannya. Kedua adalah waduk harian yang menjadi sumber air baku. Jokowi berharap Pemerintah DKI Jakarta dapat menarik pasokan air baku tersebut.

Ketiga, jalan-jalan penghubung antar dua provinsi. Keempat, rencana jalur kereta api dari Jakarta ke Cengkareng. Jokowi berharap Pemprov Banten membantu realisasi proyek tersebut. Menurutnya, moda angkutan kereta dari Jakarta ke Banten sangat membantu warga Jakarta yang menuju ke Cengkareng.

Kelima mengenai angkutan perbatasan. Jokowi juga berharap dapat terealisasi kerja sama dengan Banten.

"Selanjutnya masalah monorail memang belum kita putuskan. Tapi kalau sudah diputuskan ini akan menjadi transportasi di Jabar, Banten, dan DKI. Kalau memang nanti sebulan dua bulan kami ini diputuskan, mohon dibantu," ujarnya menjelaskan poin keenam, Rabu (7/11/2012).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto

Jokowi bertemu dentan Menteri PU Djoko Kirmanto dalam suasana yang tidak formal. Tepatnya pada hari Minggu (4/11/2012) saat car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dalam acara funbike memperingati 'Hari Tata Ruang'

Jokowi tiba di bundaran HI bersepeda dari kediamannya dengan memakai celana jeans biru dan sepatu kanvas kebanggaannya. Jokowi mengayuh sepeda sejauh 12 km.

"Harapannya supaya sehat, biar sehat," ujarnya saat tiba di depan panggung, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/11/2012).

Menteri PU Djoko Kirmanto yang datang lebih dulu menyambut Jokowi. Selain itu, ratusan orang juga ikut memeriahkan acara tersebut.

Seperti diketahui, program Jokowi adalah menata tata ruang Jakarta, termasuk menambah ruang-ruang terbuka. Baik ruang terbuka hijau, maupun ruang terbuka kreatif publik.

Djoko meminta masyarakat Jakarta mendukung program yang digalakkan Jokowi untuk memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH) yang kini baru 10 persen menjadi sesuai target yaitu 30 persen.

"Kemacetan dan banjir itu realita yang dihadapi gubernur baru. Apalagi ini akan semakin berat dengan adanya perubahan iklim ," kata Djoko di atas panggung yang didirikan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (4/11/2012).

Djoko mengatakan, Kementerian PU mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan dan Jakarta menjadi kota hijau dengan transportasi terpadu dan pengolahan air yang baik. "Ini butuh peran serta masyarakat," kata Djoko yang menggenakan kaos putih bergambar pohon ini.

Saat ditanya mengenai pemenuhan ruang terbuka hijau (RTH), Djoko meminta warga Jakarta mendukung langkah yang dilakukan Jokowi. "Ini kan UU-nya baru, PP-nya juga baru makanya semua dukung apa yang dilakukan gubernur baru ini," kata Djoko yang berpidato di depan Jokowi dan hadirin.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar

Menakertrans Muhaimin Iskandar, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah melakukan pertemuan di kantor Kemenakertrans Jakarta, Jumat (02/11). Pertemuan ini di antaranya membahas masalah upah minimun provinsi.

Jokowi menyatakan bahwa pertemuan dengan Muhaimin hari ini untuk membahas UMP. Gubernur DKI Jakarta Jokowi menegaskan harus dicari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

"Aduh, kalau angka-angka jangan tanya saya," jawab Jokowi ketika ditanya mengenai kisaran angka UMP usai bertemu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Kemenakertrans, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Sementara di Balai Kota, Wagub Ahok memimpin pertemuan membahas Kebutuhan Hidup Layak (KHL), sebagai dasar UMP. Sejumlah pihak yang diundang pertemuan sepakat KHL DKI Jakarta tahun 2013 sebesar Rp 1.978.789. Sebelumnya, KHL DKI Jakarta Tahun 2012 1.497.838. Sedangkan UMP DKI Jakarta 2012 Rp 1.529.150.
Halaman 2 dari 8
(nwk/nrl)


Berita Terkait