Iklan Kampanye Capres: Mega Aneka Tema, SBY Jualan Perubahan

Iklan Kampanye Capres: Mega Aneka Tema, SBY Jualan Perubahan

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2004 12:07 WIB
Jakarta - Meski tidak banyak, kampanye pilpres yang hanya 3 hari ditandai dengan semakin banyaknya spanduk, baliho dan iklan dua kandidat di media massa. Jika diamati, iklan SBY-JK selalu mengusung tema seragam. Sedangkan Mega, temanya lebih beragam.Dalam berbagai iklannya, SBY selalu menekankan jargon perubahan. "Presiden Baru, Harapan Baru", begitu jualan pasangan ini di media massa. "Perubahan ini Semakin Dekat". Juga ada ajakan mencoblos tanda gambar nomor 4, nomor urut pasangan SBY-JK.Pasangan ini cukup konsisten dengan tema yang diusungnya. Pada pilpres putaran I dulu, pasangan ini juga menonjolkan judul perubahan. Iklan-iklan di televisi pun tidak jauh beda dengan yang sekarang, yaitu komentar SBY terhadap prestasi Kalla dan komentar Kalla terhadap keunggulan SBY.Di jalanan, spanduk-spanduk yang dipasang oleh simpatisannya juga banyak yang bertema perubahan. Partai-partai pendukungnya juga banyak menyumbang iklan seperti PKS yang memasang spanduk mengumumkan dukungannya pada SBY. PBB juga memasang iklan di koran, mengajak massa untuk mencoblos nomor urut 4.Bagaimana dengan Mega? Dibanding dengan pilpres putaran I, iklan kampanye Mega jauh dari kata heboh. Tidak ada yel-yel semacam"coblos moncong putih nomor 18" yang dulu sangat terkenal pada pemilu legislatif. Bahkan tidak ada "Rekommendasi 5" lagi, tema kampanye Mega pada pilpres putaran I. "Rekommendasi 5" adalah misi dan visi Mega 5 tahun ke depan.Iklan Mega di koran juga tidak banyak mengumbar kata-kata mengajak mencoblos dirinya. Iklan Mega lebih pada jualan gambar Mega dan Hasyim ukuran besar dan foto-foto aktivitas Mega selama menjabat sebagai presiden. Tulisan yang terpampang hanyalah "memberi kepastian mempercepat kemajuan". Tidak ada ajakan untuk menusuk nomor 2, nomor urutnya di kartu suara nantinya.Di televisi, iklan Mega juga nyaris sama. Diisi dengan gambar-gambar aktivitas Mega selama menjadi orang nomor 1 di negeri ini, dan lagi-lagi, tidak ada ajakan untuk mencoblosnya. Hanya pesan bahwa suara Anda menentukan nasib negeri ini.Yang unik, cukup sulit menemukan partai-partai pendukung Mega yang turut mengiklankan jagoannya. Tidak ada iklan Golkar pro Mega, atau iklan-iklan dari partai yang bergabung dalam Koalisi Kebangsaan lainnya. Unsur lain yang turut memasang spanduk adalah mereka yang menamakan diri sebagai Pemuda Demokrat. Unsur ini memasang spanduk Pemuda Demokrat Mendukung Mega-Hasyim.Spanduk-spanduk yang dipasang di pinggir jalan juga aneka macam tema. Ada yang bertema "ibu", kurang lebih isinya seorang ibu tak pernah meninggalkan tanggung jawab dan tidak capek mengurusi negeri ini.Tema yang cukup menggelitik muncul di kawasan Pondok Cabe dan Pamulang, Tangerang. Spanduk itu bergambar Mega dan Hasyim. Namun tulisan kampanyenya membuat mesem pengguna jalan, "Sebelum Makan Bacalah Bismillah." Aha! (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads