Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar menjelaskan, ada dua pelaku yang ditangkap. Mereka adalah AL asal Makassar dan Aa asal Bone, Sulawesi Selatan. Keduanya ditangkap sekitar pukul 09.30 Wita.
"Barang bukti yang diamankan dari tersangka, 1 bom pipa, 1 senpi revolver dan 5 amunisi 2," kata Boy, lewat pesan singkat, Minggu (11/11/2012).
"Aa asal Bone di sekitar Masjid Raya Larenkang Makassar. BB yang diamankan dari tersangka 1 senpi jenis FN," sambungnya.
Keduanya merancanakan aksi teror di Makassar. Namun mereka ketahuan petugas.
"Rencana aksi teror telah diketahui oleh tim dari hasil investigasi jaringan terorisme kelompok akan melakukan amaliyah/aksi teror di Makassar Sulsel," ungkap Boy.
Khusus untuk AL, polisi menangkapnya setelah melempar bom pipa ke arah Syahrul. Saat itu Syahrul yang juga merupakan Ketua DPD I Golkar Sulsel, sedang bernyanyi di depan ribuan warga peserta jalan santai yang diselenggarakan DPD Golkar Sulsel.
Tiba-tiba muncul lemparan dari arah penonton. Lemparan tersebut tidak mengenai Syahrul, namun membuat panik seluruh panitia yang ada di sekitar panggung.
(mad/nwk)











































