"Kita tangkap Jumat malam sekitar pukul 24.00 WIB. Tiga orang warga negara Thailand," kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Jakarta Pusat, Darwanto, kepada detikcom, Minggu (11/11/2012).
Menurut Darwanto, para PSK ini menjual diri lewat sebuah situs di internet. Mereka bagian dari jaringan internasional penyedia layanan syahwat yang sudah hampir dua bulan marak di Indonesia.
Butuh waktu cukup lama bagi tim dari Imigrasi untuk menangkap mereka. Sebab, lokasi mereka selalu berpindah-pindah.
"Kita pertama kejar di Sudirman Park, rupanya sudah sampai di situ, dia sudah berangkat lagi. Kita akhirnya tangkap di apartemen di Grogol, Tanjung Duren," sambungnya.
Para PSK juga tidak lama tinggal di Indonesia. Selama dua pekan sekali, mereka berpindah negara untuk bertransaksi dengan pria hidung belang lainnya.
"Pokoknya mereka setiap dua minggu diganti. Ini sudah berjalan lebih kurang 2 bulan," terangnya.
(/)











































