Peserta Pilgub Jabar Dituntut Komitmen Bebas dari Politik Uang

Peserta Pilgub Jabar Dituntut Komitmen Bebas dari Politik Uang

Mega Putra Ratya - detikNews
Minggu, 11 Nov 2012 10:23 WIB
Jakarta - Pilkada Jabar kedepan mau tidak mau tetap akan menjadi parameter Pilkada lain di Indonesia. Oleh karena itu, masing-masing pasangan calon pasca mendaftar harus berkomitmen bersama guna mendorong pilkada bersih dan berintegritas.

"Bebas dari politik uang, politisasi birokrasi, dan korupsi pemilu," ujar Peneliti DIvisi Korupsi Politik Apung Widadi kepada detikcom, Minggu (11/11/2012).

Apung mengatakan upaya tersebut penting dan wajib dilakukan. Selain itu, perlu bagi masing-masing pasangan calon juga melakukan upaya transparansi dan akuntabilitas politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Membuat satgas antipolitik uang oleh masing-masing pasangan calon merupakan terobosan dan upaya mengawasi satu sama lain. Pengalaman di DKI Jakarta, ada keberhasilan, tidak ada gugatan ke MK. Karena masing-masing pasangan calon sudah mengawasi pasangan lainnya, dan melaporkan ke Panwaslu," paparnya.

Jadi tugas pasangan calon bukan hanya memenangkan suara sendiri, namun mengawasi dan bekerja untuk Pilkada bersih. Disisi lain, walaupun banyak artis dan tokoh terkenal di pilgub jabar, namun tidak serta merta menjamin penurunan praktik politik uang di Jabar, karena popularitas tidak menjadi syarat yang mutlak.

"Gagasan dan kerja keras lebih diutamakan. Sedangkan calon yang malas dan punya banyak modal, jalan pintas politik uang juga pasti dilakukan," tuturnya.

"Proses demokrasi saat ini bukan hanya sekedar adu popularitas (artis) saja sebenarnya. Tapi, jauh kerja riil politik lebih menjadi tuntutan. Nah Pilgub Jabar akan menjadi daya tarik tersendiri, apakah polularitas yang menang, atau memang karena perang gagasan," lanjutnya.

(ega/riz)


Berita Terkait