"Kita sebagai sesama manusa meminta dan memberikan maaf itu biasa saja. Kami terima saja, tapi proses hukum tetap berjalan," ujar pengacara Mef Paripurna, Putri Deyesi, kepada detikcom, Sabtu (10/11/2012).
Menurut Putri pihaknya akan melakukan apa saja agar Diego mendapatkan ganjaran hukuman sesuai dengan perbuatannya. Apalagi apabila penagguhan penahanan terhadap Diego dikabulkan dan akhirnya pemain keturunan Belanda itu tidak ditahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putri juga tak lupa menyampaikan pengahargaanya kepada jajaran Polsek Tanah Abang yang sudah bekerja keras untuk menangani kasus tersebut. Dia juga menyebutkan aparat kepolisian membuktikan bahwa tidak pandang bulu dalam melakukan penegakan hukum.
"Saya apresiasi kinerja di Polsek Tanah Abang. Jangankan Diego, Jenderal saja kalau bersalah harus diproses hukum," imbhunya.
Diego dan rekan-rekannya ditangkap pada Jumat (9/11) malam di sebuah hotel di Kebayoran Baru, Jaksel. Diego diduga melakukan penganiayaan pada Kamis dini hari di sebuah bar di kawasan Senayan, Jakarta.
Seorang mahasiswa MEF Paripurna yang juga warga Bogor mengalami luka memar di wajah akibat dianiaya Diego. Pesepakbola yang juga kekasih Nikita Willy ini kini sudah ditahan di Mapolsek Tanah Abang.
(riz/ega)











































