Sering Kalah Pilkada, PKS Yakin Menang Pemilu

Sering Kalah Pilkada, PKS Yakin Menang Pemilu

- detikNews
Minggu, 11 Nov 2012 04:13 WIB
 Sering Kalah Pilkada, PKS Yakin Menang Pemilu
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) memang tidak berhasil menempatkan kadernya sebagai pemenang. Meskipun begitu mereka menyebutkan itu tidak bisa menjadi acuan akan merosotnya perolehan suara PKS terutama pada pemilu 2014 mendatang.

"Kalau kepala daerah yang dipilih hanya beberapa kandidat saja, sementara dalam Pemilihan Umum jumlahnya mungkin lebih dari 10 partai," ujar Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dalam siaran pers, Minggu (11/11/2012).

Menurutnya dalam pemilu cakupan masyarakat yang terlibat lebih luas daripada pilkada. Sehingga menurutnya peluang semua partai untuk mendapatkan distribusi suara sama besarnya. Dia menilai yang menjadi pertarungan pada pemilu adalah isu yang diusung dan diperjuangkan oleh partai itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika pilihan masyarakat dalam Pilkada dianggap sama dengan pilihan dalam Pemilu, maka partai pemenang Pemilu tentu akan menyapu bersih Pilkada di seluruh Indonesia. Nyatanya kan tidak. Ini menunjukkan bahwa suara dalam Pilkada tidak relevan dengan suara Pemilu. Sehingga mengait-mengaitkan antarkeduanya sebagai landasan prediksi ke depan kurang pas,” terang Luthfi.

Sehingga PKS menyatakan tidak akan terpengaruh terhadap opini yang menyudutkan parta-partai Islam. Menurut Luthfi hal tersebut dalam politik sudah sering terjadi, sehingga tidak akan mempengaruhi kinerja para kader PKS.

"Kita menyikapinya biasa saja. Yang penting kita terus bekerja, bekerja, dan bekerja," ucapnya.

Sementara terkait verifikasi faktual yang saat ini sedang dilakukan oleh KPU, pihaknya menyatakan sudah siap menjalani semua tahapan yang ditentukan oleh KPU. Dia memang mengaku saat KPU melakukan verifikasi dirinya sedang berada di luar negeri. Sehingga pertemuan antara Presiden dan Sekjen PKS akan dijadwalkan ulang setibanya mereka di tanah air.

"Insya Allah begitu sampai di Indonesia kita sudah dijadwalkan bertemu dengan KPU," kata Luthfi yang saat ini masih berada di Sydney dalam rangka studi program S3 itu.

(riz/mpr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads