Anggota DPD Asal Lampung, Anang Prihatoro, yang mendampingi pemberian bantuan, mengatakan dana yang diberikan ini berasal dari sumbangan tokoh dan pengusaha asal Bali yang dikumpulkan dalam waktu satu minggu.
"Bantuan tidak hanya untuk Desa Balinuraga saja, tapi juga untuk korban yang ada di Desa Agom dan Sidoreno. Korban paling banyak memang ada di Balinuraga, tapi saudara-saudara di dua desa lainnya juga membutuhkan uluran bantuan," kata Anang, kepada detikcom, Sabtu (10/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua korban adalah warga NKRI yang harus diperhatikan. Semoga kepedulian lintas tokoh dan agama ini bisa mempererat rasa persaudaraan," kata dia.
Penyerahan bantuan ini dihadiri Anggota DPD RI Asal Bali I Wayan Sudirta, Putu Wirata Dwikora (PHDI pusat dan Ketua Bali Corruption Watch), Frans Bambang Siswanto (Penasihat Inti Bali), Prof Sulistyawati (Guru Besar Universitas Udayana),
Cahya Wirawan Hadi (Ketua Inti Bali), dan beberapa tokoh lainnya.
Anang menambahkan, para korban kerusuhan masih membutuhkan bantuan dan perhatian. Mereka mulai menata hidup setelah kesepakatan damai terjadi. Para yang kehilangan harta dan keluarga memerlukan dukungan untuk bangkit.
(ega/ega)










































