Tokoh dan Pengusaha Bali Bantu Korban Kerusuhan Lampung Selatan

Tokoh dan Pengusaha Bali Bantu Korban Kerusuhan Lampung Selatan

Adan Bakar - detikNews
Sabtu, 10 Nov 2012 23:51 WIB
Lampung, - Beberapa tokoh dan pengusaha asal Bali menyerahkan bantuan kepada korban korban kerusuhan di Lampung Selatan. Bantuan sebesar Rp 600 juta diberikan untuk korban yang ada di tiga desa Desa Balinuraga, Desa Agom, dan Desa Sidoreno.

Anggota DPD Asal Lampung, Anang Prihatoro, yang mendampingi pemberian bantuan, mengatakan dana yang diberikan ini berasal dari sumbangan tokoh dan pengusaha asal Bali yang dikumpulkan dalam waktu satu minggu.

"Bantuan tidak hanya untuk Desa Balinuraga saja, tapi juga untuk korban yang ada di Desa Agom dan Sidoreno. Korban paling banyak memang ada di Balinuraga, tapi saudara-saudara di dua desa lainnya juga membutuhkan uluran bantuan," kata Anang, kepada detikcom, Sabtu (10/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anang, kerusuhan di Lampung Selatan yang terjadi pada 28 dan 20 Oktober lalu telah membuat banyak orang kehilangan harta dan nyawa. Bantuan yang diberikan pada tokoh dan pengusaha asal Bali ini merupakan kepedulian bagi semua korban tanpa melihat suku dan agama.

"Semua korban adalah warga NKRI yang harus diperhatikan. Semoga kepedulian lintas tokoh dan agama ini bisa mempererat rasa persaudaraan," kata dia.

Penyerahan bantuan ini dihadiri Anggota DPD RI Asal Bali I Wayan Sudirta, Putu Wirata Dwikora (PHDI pusat dan Ketua Bali Corruption Watch), Frans Bambang Siswanto (Penasihat Inti Bali), Prof Sulistyawati (Guru Besar Universitas Udayana),
Cahya Wirawan Hadi (Ketua Inti Bali), dan beberapa tokoh lainnya.

Anang menambahkan, para korban kerusuhan masih membutuhkan bantuan dan perhatian. Mereka mulai menata hidup setelah kesepakatan damai terjadi. Para yang kehilangan harta dan keluarga memerlukan dukungan untuk bangkit.

(ega/ega)


Berita Terkait