Aksi ini diawali dari kampus UIN kemudian mereka berjalan kaki Menuju pertigaan yang mereka sebut pertigaan revolusi. Selama aksi mereka melakukan orasi, tidur dijalan, menyalakan lilin dan membakar ban.
Dalam aksinya, mereka menyoroti kemandirian bangsa yang telah musnah. Padahal para pahlawan telah bersusah payah untuk memperjuangkan kemerdekaan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka juga menyatakan beberapa tuntutan diantaranya; Sejahterakan veteran, Tolak Intervensi asing, Nasionalisasi aset asing, dan lain-lain.
Aksi diakhiri dengan membakar ban dan semua poster yang mereka bawa. Aksi yang dimulai pukul 19.30 dan berakhir sekitar pukul 20.45 ini membuat arus lalu lintas di JL Laksda Adisucipto mengalami kemacetan panjang.
(ega/ega)











































