Jadi Mak Comblang, Eep Ngaku Susah-susah Gampang Jodohkan Aher & Deddy

Jadi Mak Comblang, Eep Ngaku Susah-susah Gampang Jodohkan Aher & Deddy

Tya Eka Yulianti - detikNews
Sabtu, 10 Nov 2012 19:21 WIB
Jadi Mak Comblang, Eep Ngaku Susah-susah Gampang Jodohkan Aher & Deddy
Bandung, - Politikus muda yang kini seringkali menjadi konsultan pemenangan calon kepala daerah, Eep Saepulloh Fatah mengaku menjadi mak comblang antara Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Ia menuturkan, susah-susah gampang membujuk aktor kawakan Deddy Mizwar hingga akhirnya bersedia untuk menjadi pendamping Aher.

Seperti diketahui, calon incumbent Ahmad Heryawan telah mendeklarasikan Deddy sebagai pendampingnya sebagai calon wakil gubernur dalam Pilgub 2013 mendatang.

"Saya ini mak coblang untuk mereka, saya yang menghubungkan keduanya," ujar Eep dalam deklarasi Aher-Deddy Mizwar di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Jalan Dipati Ukur, Sabtu (10/11/2012).

Ia mengaku, memang susah-susah gampang untuk mengajak Deddy. Menurutnya, sebagai artis senior yang sudah punya popularitas dan materi seperti saat ini sudah merupakan pencapaian yang cukup.

"Ada banyak sebab kenapa susah mengajak Deddy. Dia itu bukan artis rindu order atau aktor yang kehilangan pamor dan butuh pekerjaan. Bukan juga orang yang tidak produktif yang berpikir sambil termenung di belakang rumah sambil mencari-cari apa yang bisa dikerjakan," katanya.

Belasan iklan dan judul film serta sinetron juga telah membuat pamor Deddy tak diragukan lagi. "Kalau dihitung gaji gubernur dan wagub mungkin masih besar pendapatannya Deddy," tuturnya.

Dalam proses perjodohan dengan Aher, Deddy sempat menyatakan akan mundur. Sebabnya, karena ternyata ada oknum yang mendatangi lalu menawarkan duit supaya mau jadi wakilnya. Deddy merasa terusik dengan cara-cara seperti itu sehingga enggan terjun.

"Salah yang nawarin. Dia enggak tahu kalo uangnya Deddy lebih banyak dari yang ditawarkan," canda Eep.

Namun kemudian Deddy pun bersedia karena melihat sosok yang mengajaknya yaitu Ahmad Heryawan yang sebelumnya telah memimpin Jabar dalam 5 tahun kebelakang.

"Yang bikin mudah, karena yang ngajaknya orang baik. Dosa kalau enggak didukung. Kalau yang ngajak bukan orang baik ya pasti tidak akan mau," katanya.

(tya/ega)


Berita Terkait