Aksi yang digelar oleh Gerakan Pemuda Melawan Korupsi(GPMK) dan Front Aksi Mahasiswa Jogjakarta(FAM-J), Sabtu (10/11/2012) ini dilakukan dengan membuat lingkaran besar, menutup jalan. Sehingga kendaraan nyaris tak bisa lewat. Akibatnya, kemacetan panjang di JL Laksda Adisucipto ini tidak bisa dihindarkan, dari arah timur menuju Solo maupun dari arah barat.
Seorang pengendara motor langsung turun dan meminta para mahasiswa ini tidak menutup seluruh jalan. Pengendara dengan masih mengenakan helm ini mendorong mahasiswa lebih ketengah, agar arus lalulintas bisa lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman pengendara motor ini, tidak banyak digubris. Pengendara ini bosan sendiri akhirnya pergi meninggalkan lokasi.
Aksi para mahasiswa dengan menugusung tema "Pahlawan Menangis" ini menuntut penuntasan kasus-kasus korupsi yang marak terjadi. Mereka menilai, kondisi bangsa Indonesia semakin memprihatinkan karena penegakan supremasi hukum tidak berjalan.
"Kondisi bangsa yang carut marut ini, membuat para pejuang yang telah tenang dialamnya menangis melihat bangsa ini," Kata koordinator umum aksi, Ahmad Suadi.
Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Pahlawan Menangis, Lawan Ketidakadilan, Negara Harus Berdikari".
(ndr/ndr)










































