3 Korban Bom Kedubes Australia Dirawat di Singapura
Kamis, 16 Sep 2004 10:00 WIB
Jakarta - Singapura menjadi alternatif utama penyembuhan korban ledakan bom Kedubes Australia, Kamis silam. Sudah tiga korban bom yang saat ini menjalani perawatan di negeri pulau itu.Korban pertama yang diterbangkan ke Singapura dengan asistensi pemerintahan Australia adalah Elizabeth Manuela Bambina Musu (5). Ketika diterbangkan, kondisi Elizabeth tidak sadar dan menderita luka parah. Pecahan akibat bom mengenai otak dan paru-parunya sehingga dikhawatirkan menderita kelumpuhan.Elizabeth diterbangkan pada Jumat pagi, sehari setelah ledakan. Elizabeth mulai sadar pada Selasa lalu (14/9/2004). Dia dirawat di Critical Care Unit (CCU) RS Mount Elizabeth.Pada hari yang sama juga diterbangkan seorang pegawai bank berusia 30 tahun. Dia menderita luka parah di bagian wajah dan kepala. Pegawai itu dirawat di Singapore General Hospital.Korban ketika yang kini berada di Singapura adalah Bripda Asep Wahyudi. Asep diterbangkan Rabu kemarin atas bantuan Australia. Seperti Elizabeth, Asep diterbangkan dalam keadaan koma. Asep dirawat di RS Mount Elizabeth.
(nrl/)











































