"Jadi begini peristiwa tersebut terjadi karena DM dan rekan-rekan dalam pengaruh minuman keras sehingga terjadi senggolan," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Suyudi di kantornya, Jl Karet Pasar Baru, Jumat (9/11/2012) malam.
Namun ketika ditanya wartawan mengenai penegasan apakah Diego berada dalam pengaruh minuman keras, Suyudi mengatakan hal itu masih sebatas dugaan. "Kemungkinan," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya konfirmasi dari Diego Michiels yang disanggongi wartawan saat latihan Timnas di GBK Senayan, tidak diperoleh. Diego tak mau bicara. Keterangan hanya datang dari pelatih Timnas Nil Maizar dan Manajer Timnas Habil Marati. Keduanya mengakui Diego semalam memang keluar dari mess, tetapi tidak diketahui tujuannya.
"Dia memang mengakui kalau keluar malam," kata Nil kemarin. Atas pelanggaran keluar malam itu, Diego mendapat sanksi tidak mendapat uang saku Rp 500 ribu/hari selama seminggu.
Diego dipolisikan oleh Mef Paripurna (21), seorang mahasiswa asal Bogor. Mef mengaku dipukuli Diego di tempat parkir Senayan City pada Kamis dinihari. Mef melihat Diego mabuk. Dia menderita luka parah di bagian wajah. Dalam jumpa pers hari ini di rumahnya, Mef akan mengejar Diego hingga masuk penjara.
Versi polisi, kericuhan terjadi di Bar Domain, Senayan City, akibat senggolan antara Diego dan rekan Mef pada Kamis dinihari. Satpam lantas mengusir mereka keluar. Di luar, keributan berlanjut dan terjadilah pemukulan kepada Mef di tempat parkir.
(/)











































