"Tersangka Jesayas tidak mengalami gangguan psikologis, kondisinya normal. Ini setelah dia menjalani pemeriksaan petugas penyidik," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Djoko Julianto, kepada wartawan di Palembang, Jumat (9/11/2012).
Polisi telah memeriksa 4 saksi. Namun sejauh ini, hanya Jesayas yang ditetapkan sebagai tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jesayas membunuh Friska di dapur mes sebuah gereja di kawasan Sako Kenten Palembang, Kamis (08/11/2012) pagi. Perempuan berusia 27 tahun itu meninggal akibat empat tusukan senjata tajam.
Jesayas mengaku cemburu saat mengetahui foto kekasihnya bersama laki-laki lain. Awalnya, Jesayas hendak menakuti korban dengan pisau. Tapi saat melihat benda tajam tersebut, korban berontak dan tertusuk di dadanya. Friska berteriak, Jesayas panik dan kembali menusuk kekasihnya.
(tw/trw)











































