"Soal Idris Laena-kan belum ada buktinya. Itu baru sebatas dugaan saja," katanya ketika dicegat detikcom, di rumah makan Khas Melayu di Pekanbaru, saat bertemu dengan kader Golkar Riau, Jumat (9/11/2012).
Ical mempersilahkan BK DPR menindaklanjuti masalah itu. "Ya silahkan saja. Ini semua kan masih dalam dugaan. Pemerasan itu kan tidak ada buktinya," kata Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Idris Laena, anggota BK juga menyebut politikus PDIP Sumaryoto sebagai salah satu anggota DPR yang memeras BUMN. Saat ini, BK DPR masih menelusuri laporan itu.
Ical ke Riau menghadiri peresmian kantor DPD Golkar Kabupaten Rokan Hilir. Dia juga bertemu dengan masyarakat nelayan di Rokan Hilir. Sejumlah spanduknya bertebaran di Pekanbaru, bertuliskan "ARB Capres 2014".
(cha/try)











































