Mobil Box Bom Kedubes Australia Dibeli 3 Hari Sebelum Ledakan

Mobil Box Bom Kedubes Australia Dibeli 3 Hari Sebelum Ledakan

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2004 08:27 WIB
Jakarta - Mobil box Daihatsu Zebra B 9065 NH dibeli pelaku bom kedubes Australia hanya 3 hari sebelum peledakan. Senin (6/9/2004), mobil box keluaran tahun 1990 laku dijual oleh show room mobil Wisma Ratu Motor, jalan Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono yang dihubungi detikcom Kamis (16/9/2004). Usai Apel pagi, Tjiptono mengatakan bahwa mobil tersebut sudah dijual sebanyak 5 kali sebelum akhirnya dibeli oleh pelaku peledakan kedubes Australia."Pada tanggal 6 September mobil itu diiklankan. Dan pada hari yang sama dibeli oleh seseorang yang diduga pelaku peledakan," ujar Tjiptono.Mobil itu dibeli pelaku hanya 3 hari sebelum peledakan. Untuk itu, lanjut Tjiptono, pihak kepolisian segera membuat sketsa wajah pembeli mobil terakhir. Sejumlah saksi sudah diperiksa polisi. Sketsa wajah dibuat berdasarkan keterangan para saksi.Sebagaimana diberitakan harian Media Indonesia, pemilik mobil pertama keluaran tahun 1990 adalah Johan, warga Tambora, Jakarta Barat. Semula, mobil tersebut berbentuk pick up. pada tahun 2002 mobil tersebut diubah menjadi mobil box.Karena tidak terpakai, pada bulan November 2003, mobil dijual kepada Edi Sucipto, warga Tanah Sereal, Tambora senilai Rp 10 juta. Karena tidak pernah digunakan, mobil box tersebut dibeli oleh Siswanto, karyawan show Room Mobil 48, jalan Zainal Arifin No. 48, Ketapang, Jakarta Pusat. Mobil bewarna putih ini dilepas dijual dengan harga Rp 10 juta pada tanggal 7 April 2004.Keesokan harinya, mobil tersebut dijual kembali setelah diiklankan melalui satah satu surat kabar di Jakarta. Sukarjo, warga Perumahan Candra Baru, Blok A No. 241, Pondok Gede Bekasi membeli mobil tersebut dengan harga Rp 12,5 juta.Mobil itu hanya ngedon di rumah Sukarja selama 5 bulan. Karena bangkrut, mobil itu akhirnya dijual lagi. Pada tanggal 4 September 2004 mobil dijual kepada Show room Wisma Ratu Motor, Bekasi dengan harga Rp 8,8 juta.Dan mobil box tersebut akhirnya diiklankan di sebuah harian ibukota pada tanggal 6 September 2004. Pada hari yang sama, mobil itu langsung dibeli oleh seseorang yang kini diduga sebagai pelaku ledakan. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Wisma Ratu Motor yang dihubungi detikcom per telepon tidak ada yang jawaban. Sedangkan Sukarja dan Diah, pemilik mobil ke-4 tidak berada di rumah. Bahkan nomor hand phone mereka tidak aktif. (dni/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads