"Salah satu indikator bersih, mungkin dulu pernah ada yang ikut saya ke (stasiun) Senen, saking mengkilapnya lantai, penumpang duduk saja di bawah. Dan yang ini belum mnegkilap, khususnya di Terminal 1," kata Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, di Kantor PT Angkasa Pura II, kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (8/11/2012).
Menhub juga mengimbau sampah-sampah yang ada di tong sampah sebaiknya segera dibuang ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) agar tak menumpuk. Namun Menhub memuji bahwa sudah ada perubahan yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan Menhub ini terkait dengan program Kementerian Perhubungan yaitu Program Indonesia Berseri (PIB). Sebelumnya dia juga menyidak Stasiun Manggarai, Terminal Kalideres, dan Pelabuhan Tanjung Priok.
"Ini program nasional, namun keempat tempat ini menjadi fokus kita. Untuk di daerah, kita telah meminta bantuan ke pemerintah di sana, kan tidak mungkin saya semua," ujar dia.
Dalam inspeksi kali ini, Menhub mengunjungi terminal I Bandara Soekarno-Hatta. Menhub didampingi Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti S Gumay diterima oleh Dirut PT AP II Tri S Sunoko dan Senior GM AP II Cabang Soekarno-Hatta Bram Baroto.
Menanggapi kritikan Menhub, Senior GM AP II Soekarno-Hatta Bram Baroto mengatakan lantai di Terminal 1 kusam bukan karena kotor melainkan karena sudah tua.
"Pak Menteri tadi dari Terminal 1 A dan 1 B meninjau fasilitas dan kebersihan bandara. Pak Menteri bilang bahwa lantai di sana masih kusam, ya memang kusam karena memang umurnya sudah tua. Jadi bukan tidak bersih," dalih Bram.
Rencana ke depan, imbuh Bram, dari pengelola bandara di bidang kebersihan adalah optimalisasi konsep 3 R: reduce, reuse dan recycle. Kemudian peningkatan SDM, pemberdayaan masyarakat melalui produksi kompos, serta persiapan pengelolaan limbah.
(nwk/nrl)










































