"Ini bagus sekali, kemajuan pesat menurut saya. Dulu saya hanya dengan kepala bidang, sekarang Pak Wagub memimpin langsung," ujar Udar kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2012).
"Sehingga hal-hal yang harus diputuskan itu lebih cepat karena yang namanya kebijaksanaan, bukan setingkat kepala bidang. Itu kan harus pimpinan DKI," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya bagus, ini tadi bisa langsung iya dan tidak. Dan bisa tepat sasaran, dan diperiksa juga tepat volumenya," tambahnya.
Selama rapat, kata Udar, Ahok banyak memberi masukan soal hal-hal mana saja yang perlu dilaksanakan atau tidak. Berbagai fasilitas tambahan untuk memudahkan perhubungan pun cukup banyak dibahas.
"Seperti jembatan penyeberangan orang, pembangunan lampu lalin, pembangunan pagar-pagar, itu yang sifatnya detail. Tapi yang sifatnya kebijaksanaan juga ada misalnya separator, separator busway itu diperlukan karena untuk menjaga sterilisasi feeder busway," jelasnya.
Agenda Ahok selama menjabat wagub memang sering menyelenggarakan rapat dengan bawahannya di Balai Kota. Sedang Jokowi memperbanyak blusukan ke pemukiman kumuh.
(mad/mad)











































