Sejumlah warga Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah menyatakan, surut yang sedikit itu memang cukup menggembirakan, namun tidak berarti banyak karena ketinggian air rata-rata masih mencapai satu meter lebih. Mereka berharap banjir surut total sehingga bisa segera pulang dan berbenah.
Kendati dalam suasana banjir, masyarakat yang bermukim di areal yang terkena banjir, tetap berusaha beraktivitas seperti biasa. Pagi hari, warga yang mengungsi, biasanya kembali ke rumah untuk berjaga-jaga maupun sekadar berada di dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya naik sepeda tiap pagi ke sekolah, tapi karena banjir sekarang tiap pagi ya naik rakit," Yuri, siswa kelas 2 SMP di Sei Rampah.
Banjir yang melanda Serdang Bedagai sudah memasuki hari ketujuh, terhitung sejak Jumat (2/11/2012). Terdapat delapan desa dan lima kecamatan yang dilanda banjir yang bersumber dari luapan Sungai Rampah tersebut. Sementara warga yang harus mengungsi sekitar 5.000 jiwa.
(rul/trw)











































