Polda Metro Tangkap Komplotan Perampok di Dalam Taksi

Polda Metro Tangkap Komplotan Perampok di Dalam Taksi

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 08 Nov 2012 10:05 WIB
Jakarta - Aparat Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap komplotan perampok di dalam taksi yang selama ini meresahkan warga. Ada dua tersangka yang berhasil ditangkap polisi.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Betul, sudah kita tangkap dua orang. Mereka ini yang bertugas mengambil harta benda penumpang atau korbannya," kata Herry kepada detikcom, Kamis (8/11/2012).

Dua tersangka ini masing-masing berinisial AM dan T. Keduanya ditangkap di Jatiasih, Bekasi pada Selasa (6/11) lalu. Dari keduanya disita 2 unit taksi berwarna biru yang pernah dijadikan alat untuk melakukan aksinya.

Lebih lanjut Herry mengatakan bahwa pihaknya akan menjelasakan lebih detail dalam press conference.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini marak terjadi perampokan di dalam taksi. Seorang karyawati bernama Hani C (43) dirampok usai pulang kerja di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan laporan resmi bernomor LP/3582/X/2012/OMJ/Ditreskrimum, warga Pasar Rebo, Jakarta Timur ini menumpang taksi di Jalan Yusuf Adiwinata, saat hendak pulang dari kantornya.

Namun sesampainya di Jl Diponegoro, dua orang pria tiba-tiba naik melalui pintu kiri dan kanan jok belakang. Kedua pria itu kemudian menghimpit dan memegangi korban.

Sesaimpainya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sopir taxi mengambil kartu ATM BCA, Bank Mandiri, Mandiri Syariah, Danamon milik korban dan memaksa korban memberitahukan PIN ATM. Setelah berhasil mengambil kartu ATM tersebut, sopir taksi kemudian menyerahkan kartu ATM berikut PIN kepada orang lain yang berada di luar taxi berikut.

Setelah itu dua pelaku yang duduk di kursi belakang mengambil barang-barang korban diantaranya jam tangan, cincin emas putih, giwang emas putih, laptop JP, Samsung Galaxy Note dan uang tunai Rp 300 ribu.

Selanjutnya korban dibawa putar-putar di daerah Kemayoran dan berhenti di Bungur. Kemudian sopir taxi membungkus barang-barang yang diambilnya dan ada orang lain yang mengambil barang ke taksi, lalu kartu ATM korban dikembalikan kecuali ATM BCA masih sama pelaku.

(mei/rmd)


Berita Terkait