"(Anggaran) Pendidikan paling besar bisa sampai Rp 11 triliun," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) usai rapat dengan anggota DPRD di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2012).
Ahok menjelaskan anggaran terbesar berikutnya secara berturut-turut adalah transportasi, perumahan, dan kesehatan yang masing-masing dialokasikan sebesar Rp 4 triliun. Meski demikian, Ahok mengatakan pihaknya agar alokasi anggaran semua sektor dalam KUA-PPAS tersebut dapat dipangkas sebesar 25 persen untuk penghematan.
Ahok juga mengatakan penyusunan anggaran ini masih terus dimatangkan. Rencananya, penandatanganan anggaran ini akan dilakukan minggu depan.
"Akan dibahas lagi, minggu depan tanda tangan MoU-nya," tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Jokowi juga mengatakan Pemprov DKI terus berupaya dengan segera menyelesaikan penyusunan KUA-PPAS agar APBD 2013 nanti lebih fokus dan efisien. Jokowi mengisyaratkan akan memangkas sejumlah mata anggaran kegiatan dalam APBN.
"Ya kan tiap malam kita garap terus, terus agar APBD itu terutama lebih fokus, kedua, lebih efisien. Jadi mata anggaran kalau bisa mau kita potong. Tidak banyak item kegiatan," tutur Jokowi, Senin (29/10) lalu.
Jokowi juga menyatakan belum bisa memastikan berapa jumlah APBD yang akan direncanakannya untuk tahun 2013. Jokowi memperkirakan nilainya tidak akan beda jauh dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2012 sebesar Rp 41,3 triliun.
(rmd/mok)











































