"Harus segera ditindaklanjuti oleh Badan Kehormatan. Segera memverifikasi dua orang yang disebut, kalau memang terbukti ya jangan segan-segan segera diberikan sanksi ya drop out itu dan diteruskan ke penegak hukum. Ini harus ada pembuktian dengan ditindaklanjuti oleh penegak hukum," tegas Wakil Ketua Umum PD yang juga anggota Komisi I DPR Max Sopacua, kepada detikcom, Rabu (7/11/2012).
Max mendorong BK DPR tak lagi menutup-nutupi setiap anggota DPR yang dilaporkan tersangkut pemerasan BUMN. Jangan hanya disebutkan inisialnya saja, agar tak menimbulkan fitnah sesama anggota Dewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan telah melaporkan dua anggota DPR pemeras BUMN ke BK DPR, Senin (5/11) kemarin. Anggota BK DPR Usman Jafar membocorkan bahwa dua orang itu adalah anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Idris Laena dan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP Sumaryoto.
Dahlan juga akan melaporkan kembali sejumlah anggota DPR ke BK secara tertulis hari ini. BK DPR hingga saat ini masih menunggu surat resmi dari Dahlan Iskan yang diyakini akan menyebut sejumlah nama baru anggota DPR pemeras BUMN.
(van/nwk)










































