Dalam pidatonya, SBY melontarkan lima pujian khusus bagi Bung Karno. Sang proklamator dianggap telah banyak berjasa bagi kemerdekaan Indonesia dan eksistensi di dunia internasional.
Tak lupa, SBY juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk melupakan stigma negatif yang sempat disematkan pada Bung Karno. Dengan gelar pahlawan nasional, pandangan itu harus dihapuskan dari benak seluruh warga Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk Mega, SBY memberi penghormatan khusus dengan menyapanya terlebih dulu di awal pidato.
"Ibu Megawati Soekarnoputri yang saya hormati dan keluarga Bung Karno dan Bung Hatta yang saya cintai," tutur SBY di Istana Negara, Rabu (7/11/2012).
Usai pidato, kedua pemimpin partai yang saling beroposisi itu pun sempat bersalaman dua kali. SBY sempat memberi ucapan selamat pada Mega usai menghampiri Guntur Soekarnoputra selaku perwakilan kelurga. Lalu, pada saat SBY menemui seluruh keluarga besar Bung Karno, SBY kembali menyalami Mega dan memberi selamat padanya.
Hubungan SBY dan Mega memang kerap dikait-kaitkan dengan urusan politik. Beberapa analis menilai, keduanya tak memiliki hubungan harmonis sejak Pilpres 1999.
(mad/aan)











































