"Kita mencari sampel darah yang ada di lokasi. Karena siapa tahu dari darah yang kita temukan di lokasi menujukkan darah pelaku. Sebab saat kejadian satpam melemparkan konblok dan alat-alat bengkel ke pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Cilandak AKP Alam Nur saat dihubungi wartawan, Rabu (7/11/2012).
Alam mengatakan, saat ini polisi telah memeriksa 6 orang saksi, 3 orang merupakan karyawan Pegadaian, satu satpam dan dua orang saksi dari warga. "Kalau CCTV kita bawa untuk penyelidikan," katanya.
Alam mengatakan, dugaan sementara pelaku ada 5 orang. Ada dua orang yang membawa senjata. Senjata yang mereka bawa adalah revolver dan FN. "Diduga ini adalah rakitan," katanya.
Alam mengatakan, 1 jam sebelum merampok Pegadaian Cipete, kelompok ini juga menyatroni Pegadaian di Jl Fatmawati. Cuma peristiwa ini bisa digagalkan karena ketahuan satpam yang kemudian meminta bantuan kepada warga yang ada di kawasan itu.
"Kejadian di Fatmawati ini terjadi 1 jam sebelum perampokan di Cipete," katanya.
Perampok berhasil menggondol emas dari kantor Pegadaian Unit Pembantu Cabang Cipete. "Ada 700 potong perhiasan emas, nilai total Rp 2,2 miliar, uang tunai nggak ada," ujar Kepala Humas Kanwil Pegadaian Jakarta, Matsani, saat dihubungi wartawan, Selasa (6/11).
(nal/nrl)











































