Dahlan Iskan Diminta Serahkan Bukti Dugaan Pemerasan BUMN

Dahlan Iskan Diminta Serahkan Bukti Dugaan Pemerasan BUMN

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2012 08:37 WIB
Dahlan Iskan Diminta Serahkan Bukti Dugaan Pemerasan BUMN
Dahlan Iskan
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sudah menyampaikan 2 nama anggota dewan yang diduga memeras direksi perusahaan BUMN. Guna membantu penyelidikan di Badan Kehormatan (BK) DPR, Dahlan diminta menyerahkan bukti upaya pemerasan.

"Kita harapkan Pak Dahlan melengkapi bukti dengan memberi informasi tambahan lebih jauh soal data yang dimiliki untuk memperkuat kebenaran terjadinya upaya pemerasan," ujar Koordinator Bidang Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan saat dihubungi, Rabu (7/11/2012).

Namun Abdullah meminta BK serius menyelidiki perkara upaya pemerasan oleh anggota dewan. Meski baru mendapat informasi berdasarkan keterangan Dahlan, BK tetap bisa mengusutnya dengan menambah keterangan dari direksi BUMN yang diduga diperas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan Pak Dahlan jadi hal penting yang harus ditindaklanjuti Bk. Dalam aturan BK, bukti tidak harus faktual, tapi keterangan Pak Dahlan termasuk direksi BUMN dapat ditindaklanjuti BK untuk diambil keputusannya," pungkasnya.

Ketua BK M Prakosa mengaku Dahlan belum menyampaikan bukti adanya dugaan pemerasan. Namun BK tetap menindaklanjuti kasus tersebut. "Nanti kita selidiki dengan cara lain," ujarnya terpisah.

Anggota BK, Usman Jafar sebelumnya menyebut Sumaryoto dan Idris Laena (Golkar) adalah dua orang yang dilaporkan Dahlan. Sumaryoto, berdasarkan pengakuan Dahlan yang diungkap Usman, diduga memeras PT Merpati. Sedangkan Idris diduga memeras PT PAL dan BUMN yang mengatur penjualan garam.

Namun berdasarkan keterangan Dahlan yang dikutip Usman, permintaan upeti dari anggota DPR kepada PT Merpati, PT PAL dan PT Garam ditolak oleh ketiga direksi perusahaan tersebut.


(fdn/riz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads