Korban Bom Kedubes Bripda Asep Diterbangkan ke Singapura
Rabu, 15 Sep 2004 18:28 WIB
Jakarta - Salah satu korban bom depan Kedubes Australia, Bripda Asep Wahyudi, diterbangkan ke Singapura untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi Asep hingga kini masih koma.Asep adalah salah satu pasukan polisi yang berjaga di depan Kedubes Australia di Jl.HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, ketika bom meledak pada Kamis (9/9) lalu. Asep mengalami luka parah di bagian kepala.Asep dibawa ke negeri tetangga berkat bantuan Australia. Diplomat Australia pada Rabu (15/9/2004) menerima permintaan dari keluarga Asep dan pemerintah Indonesia untuk mengirim Asep ke Singapura bersama tim medis darurut.Menlu Alexander Downer menyatakan, pemerintahannya mengongkosi proses evakuasi dan perawatan Asep. Downer juga menjanjikan Indonesia bahwa Australia akan melakukan apa pun semampunya bagi para korban, termasuk Asep, dan tidak pernah melupakan pengorbanan suci Asep untuk menjaga keselamatan warga Australia. "Kami sangat prihatin pada kondisinya," kata Downer.Di Singapura, Asep ditemani anggota keluarganya dan dirawat di RS Mt Elizabeth. Di RS itu, Australia juga mengongkosi Elizabeth Manuela Bambina Musu, gadis 5 tahun yang baru menjadi warga Negeri Kangguru pada 1 September silam.
(nrl/)











































