Anggota BK DPR Usman Jafar mengungkap adanya surat yang diberikan Dahlan kepada Ketua BK DPR M Prakosa. Surat itu diserahkan Dahlan kepada Prakosa di akhir pertemuan Senin (6/11) kemarin.
"Untuk 2 oknum (yang disebut pemeras BUMN) tadi atau dari 3 PT (yang diperas) tadi, tentu dia punya data-datanya. Tapi dalam bentuk surat yang diserahkan ke Ketua BK di akhir pembicaraan ke Ketua BK," kata Usman kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Usman mengaku tak mengetahui isi surat itu. Namun dia menduga surat itu hanya berisi daftar anggota DPR yang telah disebut Dahlan Iskan sebelumnya.
"Kita belum tahu isinya. Tapi yang jelas itu hanya daftar," ujarnya.
Lebih jauh, Usman mengatakan keterangan Dahlan yang diberikan di depan BK tak memuaskan. Oleh karenanya, BK akan meminta klarifikasi kepada petinggi BUMN yang disebut telah diperas anggota DPR.
"Kita menilai penjelasan kemarin itu belum cukup untuk kita mengadakan sidang, untuk menghukum atau menyalahkan, untuk menjatuhkan hukuman dan sebagainya, jadi kita memerlukan klarifikasi lagi kepada 3 BUMN," imbuhnya.
Ketua BK M Prakosa yang dikonfirmasi mengenai hal ini belum memberi jawaban. (tor/rmd)











































