Sutiyoso Setuju Kedubes Australia-Inggris Dipindah
Rabu, 15 Sep 2004 16:28 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyambut baik usulan pemindahan kantor Kedubes Australia dan Inggris pasca bom di depan Kedubes Australia. Kedua negara masih mencari alternatif tempat."Mengenai pemindahan Kedubes Australia dan Inggris masih dirumuskan. Sudah dipastikan akan bergeser. Mereka lagi cari, mungkin di daerah Kuningan. Mereka harus konsultasi dengan security negara masing-masing. Mereka sampai sekarang ini belum memberi alternatif tempatnya," kata Sutiyoso usai Rapat Koordinasi dengan Pemprov dan Kabupaten Jabodetabek dan Banten di Balaikota, Jakarta, Rabu (15/9/2004).Pemindahan, menurut Sutiyoso, merupakan upaya maksimal pengamanan pasca peledakan bom di depan Kedubes Australia. Sebelumnya, Sutiyoso melakukan pertemuan dengan Dubes Australia David Ritchie, Dubes AS Ralph L Boyce, Dubes Inggris Charles Humprey di kediaman Jalan Suropati, Jakarta, Rabu pagi tadi.Selain itu, Sutiyoso menyetujui rencana pembangunan pagar tembok setinggi tiga meter di depan Kedubes AS. "Bikin tembok sangat mungkin, kita beri pelayanan tetapi sifatnya sementara. Kalau keadaan sudah membaik, kita akan minta Kedubes AS untuk membongkarnya lagi," demikian SutiyosoPemerintah Australia akan memindahkan kantor Kedutaan Besarnya ke tempat yang lebih luas dan jauh dari jalan. Alasan pemindahan karena faktor keamanan menyusul ledakan bom di Kuningan.Mengenai pembangunan tembok, sebelumnya, Gubernur Sutiyoso telah menolak keinginan Kedubes AS mengubah pagar dari terali besi tembus pandang menjadi pagar masif. Sebab, itu melanggar Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 1988 tentang Ketertiban Umum dalam Wilayah DKI Jakarta.
(aan/)











































