Polisi Masih Selidiki Mati Tidaknya Hasan dan Jabir
Rabu, 15 Sep 2004 16:15 WIB
Jakarta - Polisi mempunyai dugaan kuat Hasan dan Jabir alias Nanang merupakan pelaku bom di depan Kedubes Australia. Polisi kini masih menyelidiki keduanya masih hidup atau tewas akibat ledakan tersebut.Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar di sela-sela rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2004). Nama Hasan dan Jabir diperoleh dari penyelidikan awal polisi terhadap tersangka teroris yang telah ditangkap sebelumnya. Para tersangka sebelum bom meledak di depan Kedubes Australia mengaku ada orang-orang yang siap melakukan bunuh diri."Sekarang persoalannya kalau kita bisa menemukan mereka berarti mereka tak terkait dengan bom kedubes. Tapi kalau tidak ditemukan kita cari ke mana mereka? Kalau teryata tak ada juga dan DNA -nya cocok dengan serpihan tubuh ya kita duga itulah dia (pelaku bom)," kata Kapolri. Polisi kini lebih memfokuskan untuk melakukan tes DNA untuk mengidentifikasi serpihan tubuh yang diduga pelaku bom. Serpihan tubuh itu milik berapa orang belum bisa dipastikan. "Belum bisa dipastikan milik satu atau 2 orang karena kalau direkonstruksi masih mengalami kesulitan. Yang sedang dikerjakan adalah melihat dari sisi DNA-nya," kata Kapolri.Polisi juga masih menyelidiki pelaku bom yang kemungkinan berada di dalam mobil daihatzu yang meledak. "Semua masih dalam penyelidikan. Setidak-tidaknya satu orang pasti ada di dalam mobil," kata Kapolri.
(iy/)











































