Ini Tips Aman untuk Anak-anak Naik Taksi

Ini Tips Aman untuk Anak-anak Naik Taksi

- detikNews
Selasa, 06 Nov 2012 14:23 WIB
 Ini Tips Aman untuk Anak-anak Naik Taksi
Jakarta - Anak-anak naik taksi tanpa orang tua, kenapa tidak? Ada beberapa tips agar anak-anak aman naik taksi sendiri.

"Pertama, order melalui telepon atau order by online. Itu adalah tips paling aman," ujar Vice President Blue Bird Noni SA Purnomo dalam acara Safety Riding Keselamatan Menggunakan Taksi di Taman Lalu Lintas Cibubur, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (6/11/2012).

Menurut Noni, dengan memesan melalui telepon atau online, maka rute taksi akan disimpan. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka dapat dilacak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti barang ketinggalan atau emergency case lainnya," kata dia.

Noni juga menyarankan agar orang tua dan anak mencatat nomor taksi yang akan mengantar anak. Hal ini untuk mengetahui identitas pengemudi taksi.

Untuk pembayaran, orang tua bisa memberikan pada anak voucher taksi. Setelah diisi, anak memberikannya pada sopir dan sopir memberikan ke perusahaan.

"Lalu nanti dari perusahaan akan mengklaim ke ortunya. Ini salah satu cara aman untuk anak kecil, nggak mungkin anak kecil bawa uang tunai banyak," ucapnya.

Sementara untuk memantau keberadaan anak, orang tua dapat melihat dari aplikasi mobile yang sudah dipasang di taksi.

"Bisa dilihat di google.map. Keberadaan anak juga bisa diketahui. Teknologi ini sudah kita pakai satu tahun belakangan. Data pengemudi, kecepatan berapa, dapat diketahui. Tapi sekarang hanya ada di Semarang dan Jakarta. Nanti akan ada di Medan dan Surabaya," beber Noni.

Noni menuturkan, umur minimal anak-anak aman naik taksi sendiri yakni 10 tahun. Karena pada umur itu, anak sudah mengerti konsep uang.

"Sekarang sudah banyak orang tua yang titipin anaknya ke taksi. Sejauh ini belum ada kejadian (yang buruk)," ujar Noni.

Dalam acara itu, Blue Bird mengundang 36 anak dari 29 provinsi seluruh Indonesia. Mereka dipilih berdasarkan pengalaman mereka naik taksi yang dimuat di majalah Bobo. Mereka diajak mengenal taksi, misalnya tentang argometer dan identitas sopir. Anak-anak yang rata-rata berusia 10 tahun mengikuti dengan gembira. Mereka mengenakan seragam yang dibagikan panitia.

Ke depannya, anak-anak itu akan menjadi duta keselamatan selama 1 tahun. Anak-anak akan memberi tahu cara menumpang taksi yang aman kepada rekan-rekan mereka.

(nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads