Kalla Nilai Putusan Penonaktifan Dirinya Bergaya Orba
Rabu, 15 Sep 2004 15:39 WIB
Jakarta - Jusuf Kalla menilai pemecatannya selaku anggota dewan penasihat Partai Golkar tidak sesuai prosedur. Penonaktifan terhadap fungsionaris Golkar yang berbeda pendapat itu disebutnya bergaya Orde Baru (Orba)."Perbedaan-perbedaan pendapat dalam tubuh Golkar ditanggapi dengan pemecatan (Kalla memakai istilah dipecat, red). Ini seperti gaya Orde Baru," kata cawapres Partai Demokrat ini sebelum acara pertemuan 40 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) se-Sumatera dengan SBY-Kalla di Hotel Fourth Season, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2004).Kalla mengaku tidak tahu alasan penonaktifannya dari dewan penasihat Golkar. "Ini akan menjadi preseden buruk. Teman-teman di Golkar termasuk Akbar saat ini dukungannya sudah luar biasa kepada Ibu Mega. Bahkan lebih hebat dari PDIP-nya sendiri."Kalla mengaku belum pernah menerima surat teguran, dan ia tidak merasa melakukan pelanggaran. "Saya mau menghadiri rapat, tapi tidak boleh hadir. Apakah itu disebut pelanggaran. Teman-teman lain yang dipecat pun menolak pemecatan tersebut karena tidak sesuai prosedur."Apakah putusan penonaktifan ini untuk mencegah dukungan Golkar kepada SBY-Kalla? "Mungkin saja," jawab Kalla.
(gtp/)











































