"Itu bagus. Ya tentu keterbukaan itu harus ditindaklanjuti dengan bukti-bukti yang ada," katanya usai memberikan pidato ilmiah dihadapan wisudawan Universitas Muhammadiyah Surabaya di gedung Islamic Center Surabaya, Selasa (6/11/2012).
Jusuf Kalla (JK) menilai, kabar oknum anggota DPR RI yang memalak pejabat di kementerian BUMN, perlu dilampirkan bukti-bukti yang ada, agar pemberian sanksi bagi pemalak bisa dijatuhkan sesuai dengan ketentuan yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberanian Dahlan 'membeberkan' beberapa nama oknum DPR 'Tukang Palak' kata JK, sebagai pelajaran bagi pejabat maupun anggota DPR.
"Itu menjadi pelajaran anggota DPR dan seluruh pejabat, harus taat hukum," tegasnya.
JK menambahkan, Dahlan sepatutnya memberikan data dan bukti semua apa yang disampaikannya. JK mengaku tidak mengetahui motif apa, Dahlan sampai membeberkan nama oknum anggota DPR yang biasa memalak BUMN. Karena bos media cetak itu, belum menyampaikan ke publik.
JK juga menunggu perubahan kinerja di kementerian BUMN pasca Dahlan versus DPR.
"Yang penting, bagaimana sepak terjang (Dahlan) itu sesuai dengan tugas beliau," katanya.
"Sepak terjang dinilai dari hasil, apakah dengan cara itu BUMN bisa maju. Ya nanti kita lihat hasilnya," jelasnya .
(roi/ega)










































