Gempita pertarungan kandidat Presiden AS menjadi perhatian dunia. Tak heran, kalau sejumlah warga negara lain, termasuk dari Indonesia, tertarik melihat aksi kampanye calon kepala negara negeri Paman Sam itu.
Salah satu yang menengok keriuhan politik di AS adalah politisi PKS Yudi Widiana. "Tak diduga, dapat masuk mengikuti kampanye Barack Obama di Nationwide Stadium, Ohio," kata Yudi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (6/11/2012) atau Senin malam waktu AS.
Yudi bercerita, secara politik pertarungan Pilpres AS ini menarik dan ketat, terutama perang iklan. Dan salah satu barometer penentu kemenangan adalah daerah Ohio yang memiliki 18 suara dan Florida dengan 58 suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudi melanjutkan, berbeda dengan kampanye politik di Indonesia, untuk di AS dalam hal ini kampanye Obama, para peserta yang datang justru membayar tiket masuk ke dalam arena. Ohio merupakan tempat Obama terakhir kali berkampanye pada 5 November waktu setempat.
"Kampanye sangat dijaga ketat. Masuk arena bayar US$ 10. Dibuka dengan penampilan Bruce Springsteen, pemutaran video kesuksesan Obama, dan juga penampilan Jay Z," tuturnya.
Atribut kampanye di lokasi pun tidak dipasang besar-besar, tapi rapi dipasang di depan-depan halaman dengan ukuran sekitar 80 cm x 60 cm.
"Hadir sekitar 6 ribu orang di Nationwide Arena, Colombus, Ohio," jelas Yudi yang berkeliling AS selain mengisi pengajian juga memantau pemilu AS dan penanganan badai Sandy.
(ndr/nrl)










































