Masa Tinggal Haji Bisa Dikurangi, Asal Bandara Siap

Laporan dari Arab Saudi

Masa Tinggal Haji Bisa Dikurangi, Asal Bandara Siap

Luhur Hertanto - detikNews
Senin, 05 Nov 2012 20:51 WIB
Masa Tinggal Haji Bisa Dikurangi, Asal Bandara Siap
Jeddah, - Lama masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi bisa saja dikurangi bila infrastruktur pendukung bandara di Jeddah dan embarkasinya siap. Tanpa itu, sulit usulan Timwas Haji Komisi VIII DPR itu diujudkan.

"Kalau masih seperti sekarang, ya sulit masa tinggal yang 40 hari itu dikurangi," kata VP Pelayanan Haji Garuda Indonesia, Hadi Syahrean, di Jeddah, Arab Saudi, Senin (5/11/2012).

Mengurangi lama masa tinggal haji bisa dengan membah jumlah flight pulang dari Jeddah ke embarkasi. Jumlah penerbangan pulang yang musim tahun haji ini 13 per hari perlu ditambah menjadi 16 atau 18 bahkan 20 per hari.

"Masalahnya slot kita di sini 13 per hari. Kalau ditambah, harus lihat juga kapasitas bandara Jeddah pada musim haji yang 250 flight per hari," papar Hadi.

Opsi lain yang juga bisa ditempuh, adalah memakai Boeing 747-400 untuk flight haji. Tapi sejauh ini baru lima buah bandara dari 12 embarkasi yang ada bisa melayani pesawat jumbo jet sebesar itu.

"Yang bisa cuma Medan, Jakarta, Surabaya, Batam dan Lombok Praya. Lainnya maksimal Airbus 330-200," jelas pria penggemar Harley Davidson ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, di dalam rapat evaluasi dengan PPIH, Timwas Haji Komisi VIII DPR usul agar masa tinggal bagi jemaah haji reguler di Arab Saudi dipersingkat. Lama masa tinggal yang 40 hari, dinilai terlalu panjang bagi lansia dan yang terikat pekerjaan.

"Lama masa tinggal harus sesuai dengan perhitungan jadwal dari penerbangan. Sekarang per hari untuk Saudia dan Garuda ada 20 flight, DPR minta itu ditambah," kata Ketua PPIH Syairosi Dimyathi (3/11).

(lh/van)


Berita Terkait