Sidak Terminal Kalideres, Menhub Soroti Ruang Tunggu yang Sumpek

Sidak Terminal Kalideres, Menhub Soroti Ruang Tunggu yang Sumpek

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 05 Nov 2012 17:01 WIB
Sidak Terminal Kalideres, Menhub Soroti Ruang Tunggu yang Sumpek
Jakarta - Menteri Perhubungan EE Mangindaan hari ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Kalideres. Menteri dari Partai Demokrat ini memberikan catatan pada fasilitas ruang tunggu terminal.

Menumpang kendaraan dinasnya, Toyota Royal Saloon RI 26, Mangindaan dan rombongan tiba di terminal Kalideres, Jakarta Barat, pukul 15.00 WIB, Senin (5/11/2012).

Mangindaan langsung keluar mobil dan menyambangi tempat parkiran terminal. Di sini dia sempat berbincang-bincang dengan petugas parkir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa saja yang parkir di sini?" tanya Mangindaan yang berbaju seragam dinas Kemenhub warna biru.

"Banyak Pak, orang dari Tangerang juga nitip di sini. Kemudian mereka naik busway," jawab salah seorang petugas parkir.

Tak lama kemudian, Mangindaan mengecek ke fasilitas terminal lainnya: toilet, tempat pembuangan sampah dan ruang menunggu bagi penumpang bus antarkota-antarprovinsi (AKAP). Berdasarkan pantauan detikcom di ruang tunggu penumpang yang panjangnya sekitar 15 meter itu, suasananya sangat penuh dan sesak.

Banyak penumpang yang tidak mendapat tempat duduk dan terpaksa lesehan. Sementara tas-tas mereka yang berukuran besar, juga menyita ruang di tempat tunggu itu.

Hal ini ternyata juga dicatat oleh EE Mangindaan. Kepada wartawan setelah sidak selama 15 menit di terminal Kalideres, mantan menteri PAN ini menyatakan ruang tunggu terminal memang masih perlu dibenahi.

"Penjualan tiket dan ruang tunggu terlalu sumpek perlu kita tingkatkan," ujar Mangindaan.

Menurut Mangindaan perlu dilakukan pemisahan antara ruang tunggu dengan tempat pedagang. Dia memiliki rencana untuk membuat dua lokasi itu dalam lantai yang terpisah.

"Nanti dibuat di atas buat jualan dan bawah untuk tiket dan ruang tunggu. Ditampung supaya lebih manusiawi. Sekarang sudah manusiawi namun kalau pas lebaran penuh sekali. Malam Minggu juga penuh," ujarnya.

Sedangkan untuk fasilitas terminal seperti toilet, tempat pembuangan sampah dan juga tempat parkir, Mangindaan menilai fasilitas-fasilotas itu sudah bagus. "Tapi ruang kesehatan juga seharusnya ada," pungkas Mangindaan memberi catatan tambahan.

(/nrl)


Berita Terkait