"Bukan digusur tapi dirapikan," kata Pristono saat dikonfirmasi soal penggusuran itu di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurut Pristono, fungsi terminal Senen akan dikembalikan ke peruntukan awalnya. Kios-kios yang berada di sekitar kawasan tersebut akan dioptimalkan sebagai fasilitas pendukung.
"Fungsi terminal harus dijunjung tinggi sebagai sirkulasi dan tempat naik turun penumpang," terangnya.
"Tapi kalau memang ada pedagang di tengah lajur ya terpaksa karena itu tidak boleh," sambungnya.
Meski begitu, Pristono berjanji akan tetap memperhatikan nasib para pedagang yang berdemo. Tuntutan mereka akan diinventarisir, lalu ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan itu, Pristono juga menyampaikan program soal penanganan macet di Jakarta. Menurut dia, ada 70 titik macet yang akan dipetakan bersama polisi dan Satpol PP.
"Masalahnya ada yang gangguan samping seperti kendaraan ngetem, PKL, penumpang turun naik tidak pada tempatnya. Kenapa harus bersama karena tupoksinya beda-beda," jelasnya.
(mrd/nrl)











































